Daftar Isi [Tampil]
Algoritma Google di bulan Januari 2020 kali ini sedikit merugikan. Beberapa blog yang saya kelola mengalami penurunan traffic yang sangat drastis.

Namun sebenarnya apa yang baru dari Algoritma Google terbaru ini?

Dari informasi yang saya dapatkan, bahwa terdapat perubahan yang signifikan dalam strategi SEO.

Jika biasanya kita akan merumuskan sebuah artikel dengan metode sebaran keyword, ternyata hal tersebut sepertinya tidak efektif lagi.

Dalam rilisan artikel yang dipublish oleh situs NeilPatel atau yang kita kenal dengan UberSuggest, bahwa dijelaskan SEO di tahun 2020 ini lebih mementingkan struktur.

Namun struktur apa yang dimaksud?

Membuat Artikel SEO di Tahun 2020

SEO 2020

NeilPatel menjelaskan dengan gamblang bahwa nampaknya Google lebih mementingkan kemampuan sebuah konten dalam menjelaskan permasalahan atau solusi dengan sederhana.

Maksudnya seperti ini,

Jika kamu bisa menjelaskan permasalahan dengan jelas dengan jumlah kata 500 kata, kenapa kamu harus bertele tele menjelaskan dengan 1000 kata?

Namun bukan berarti artikel dengan panjang kata yang banyak tidak mempengaruhi. Namun, kemungkinan besar orang akan mudah meninggalkan situs kamu hanya dalam hitungan detik saja.

Karena pembaca sudah merasa tidak mampu membaca artikel yang sangat panjang namun tidak tepat sasaran.

Hal ini akan memacu rasio pentalan alias bounce rate situs semakin tinggi. Yang artinya Google akan melihat bahwa konten yang kamu suguhkan bukanlah jawaban dari target keyword yang kamu kejar.

Jadi apa yang harus kita lakukan dalam memenangkan persaingan dalam membuat artikel SEO di tahun 2020 ini?

1. Gunakan Table of Content

Nampaknya struktur template mengambil peran penting dalam memenangkan ranking halaman pertama Google.

Hampir merata situs saat ini menggunakan Table of Content untuk bisa menjelaskan isi artikel dengan mudah kepada pembaca.

Struktur konten yang dibumbui daftar isi akan ditampilkan di mesin pencari Google.

Jika daftar isi yang kamu sajikan tepat sasaran dengan keyword dan LSI yang ada, maka besar kemungkinan kamu bisa unggul dalam SEO.

2. Kecepatan Situs Mempengaruhi Hasil SEO

Sebelum kamu mulai membuat artikel SEO, apakah kamu sudah melihat kecepatan situs yang kamu kelola.

Bisa saja artikel yang sudah kamu buat itu sangat bagus dan SEO Friendly, tetapi hilang dipencarian karena loading situs yang berat.

Biasanya pembaca akan bertahan untuk menunggu situs terbuka sempurna maksimal 5 detik saja.

Jika lebih dari itu, maka ia akan menutup situs dan membuka situs yang lainnya.

Hal yang terjadi berulang-ulang akan membuat rangking artikel semakin menurun dan bisa saja hilang.

3. Masih Fokus Pada Keyword Density? Tinggalkan Itu Sekarang

Jika kamu adalah seorang pengguna WordPress maka kamu akan terbiasa dengan plugin YoastSEO.

Namun sepertinya Google sudah sangat membenci artikel yang mengulang keyword yang sama dan disebar dibeberapa tempat.

Sudah saatnya kamu meninggalkan Keyword Density dan mencoba menggunakan LSI dalam membuat artikel SEO.

Dan akan lebih bagus jika keyword yang kamu targetkan tidak terlalu terlihat secara sepintas oleh pembaca.

4. Ejaan Bahasa Menjadi Pendukung

Pernahkah kamu membuat sebuah artikel dengan bahasa Gaul, alay, dan bahkan menggunakan Prokem?

Bahasa yang tidak dapat dipahami oleh mesin Pencari Google nampaknya juga kena imbas akibat alogoritma Google terbaru ini.

Dalam artikel yang dipublish pada forum Webmaster Google, disebutkan bahwa bahasa yang tidak dapat diterjemahkan kedalam beberapa bahasa lain akan mengalami dampak yang serius.

So, sebaiknya mulailah menggunakan bahasa yang tepat dan mudah dipahami.

Akan lebih baik jika kamu melakukan transalasi bahasa terlebih dahulu menggunakan Google Translate.

Setelah itu cobalah untuk melihat susunan struktur artikel yang sudah kamu buat.

5. Meta Deskripsi Yang Tepat

Satu hal yang bisa saya pastikan akan sangat mempengaruhi page one atau tidaknya artikel yang kamu punya.

Yaitu pembuatan Meta Deskripsi yang asal asalan.

Biasanya kita hanya membuat Meta Deskripsi yang hanya mencakup keyword yang kita targetkan.

Lupakan itu saat ini juga!

Meta Deskripsi mengambil peranan yang sangat besar dalam SEO di tahun 2020 ini.

Jadi bagaimana cara membuat Meta Deskripsi yang sesuai?

Mudah!

Silahkan kamu simpulkan artikel yang kamu buat dengan batasan 160 karakter saja. Meta Deskripsi harus mampu menjelaskan secara jelas maksud dan tujuan artikel, dan juga apa manfaat yang akan didapatkan pembaca.

Kesimpulan

Pernahkah kamu merasa bahwa Google sudah mempermainkan kita dalam memenangkan rangking satu atau Page One?

Pastinya.

Karena saya juga demikian.

Namun pada kenyataannya, belajar melihat struktur situs pesaing adalah cara termudah melihat kekurangan artikel yang sudah kita buat.

Melakukan eksperimen dalam membuat artikel SEO sangat perlu dilakukan.

Silahkan ajukan pertanyaan kamu dikolom komentar, dan kita mulai diskusi kita tentang dunia SEO di tahun 2020 ini.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama